is that too much to ask for?

June 7th, 2008 by meishkaalkaff

Dear diary

Let me tell you about my story

I know it’s rather sad

But that’s the way I feel

Dear diary

I don’t know if this is right or not

Start it thinking of leaving him

But I’m afraid it might hurt him

All I want is for everything in the right place

And everyone is happy

Is it too much to ask for

All I want is for everything in the right place

So everyone is happy

Is that too much to ask for

Dear diary

Strong is not exactly right word

Start it thinking of leaving him

But I’m afraid it might hurt him

All I want is for everything is in the right place

So everyone is happy

Is that too much to ask for

All I want is for everything in the right place

So everyone is happy

Is that too much to ask for

Dear diary

Strong is not exactly the right word

I don’t know what to do know

Confusion is all over me

Mengelola Ketidaksempurnaan.

March 8th, 2008 by meishkaalkaff

Apalagi yang tersisa dari ketampanan setelah ia dibagi habis oleh Nabi Yusuf dan Muhammad. Apalagi yang tersisa dari kecantikan setelah ia dibagi habis oleh Sarah, istri Nabi Ibrahim, dan Khadijah, istri Nabi Muhammad SAW? Apalagi yang tersisa dari pesona kebajikan setelah ia direbut oleh Ustman bin Affan? Apalagi yang tersisa dari kehalusan budi setelah ia direbut habis oleh Aisyah?

Kita hanya berbagi pada sedikit yang tersisa dari pesona jiwa raga yang telah direguk habis oleh para nabi dan orang shalih terdahulu. Karena itu persoalan cinta selalu permanen begitu: jarang sekali pesona jiwa raga menyatu secara utuh dan sempurna dalam diri kita. Pilihan-pilihan kita, dengan begitu, selalu sulit.

Ada lelaki ganteng atau perempuan cantik yang kurang berbudi. Sebaliknya, ada lelaki shaleh yang tidak menawan atau perempuan shalehah yang tidak cantik. Pesona kita selalu tunggal. Padahal cinta membutuhkan dua kaki untuk bisa berdiri dan berjalan dalam waktu yang lama. Maka tentang pesona fisik itu Imam Ghazali mengatakan: “Pilihlah istri yang cantik agar kamu tidak bosan.” Tapi tentang pesona jiwa itu Rasulullah SAW bersabda: “Tapi pilihlah calon istri yang taat beragama niscaya kamu pasti beruntung.” Persoalan kita adalah ketidaksempurnaan. Seperti ketika dunia menyaksikan tragedi cinta Puteri Diana dan Pangeran Charles. Dua setengah milyar manusia menyaksikan pemakamannya di televisi. Semua sedih. Semua menangis. Puteri yang pernah menjadi trendsetter kecantikan dunia dekade 80-an itu rasanya terlalu cantik untuk disia-siakan oleh sang pangeran. Apalagi Camila Parker yang menjadi kekasih gelap sang pangeran saat itu, secara fisik sangat tidak sebanding dengan Diana. Tapi tidak ada yang secara obyektif mau bertanya ketika itu. Kenapa akhirnya Charles lebih memilih Camila, perempuan sederhana, tidak bisa dibilang cantik, dan lebih tua ketimbang Diana, gadis cantik berwajah boneka itu? Jawaban Charles mungkin memang terlalu sederhana. Tapi itu fakta, “Karena saya lebih bisa bicara dengan Camila.” Kekuatan budi memang bertahan lebih lama. Tapi pesona fisik justru terkembang di tahun-tahun awal pernikahan. Karena itu ia menentukan. Begitu masa uji cinta selesai, biasanya lima sampai sepuluh tahun, kekuatan budi akhirnya yang menentukan sukses tidaknya sebuah hubungan jangka panjang. Dampak gelombang magnetik fisik berkurang Bukan karena kecantikan atau ketampanan berkurang. atau hilang bersama waktu. Yang berkurang adalah pengaruhnya. Itu akibat sentuhan terus menerus yang mengurangi kesadaran emosi tentang gelombang magnetik tersebut.

Apa yang harus kita lakukan adalah mengelola ketidaksempurnaan melalui proses pembelajaran. Belajar adalah proses berubah secara konstan untuk menjadi lebih baik dan sempurna dari waktu ke waktu. Fisik mungkin tidak bisa dirubah. Tapi pesona fisik bukan hanya tampang. Ia lebih ditentukan oleh aura yang dibentuk dari gabungan antara kepribadian bawaan, pengetahuan dan pengalaman hidup. Ketiga hal itu biasanya termanifestasi pada garis-garis wajah, senyuman dan tatapan mata serta gerakan refleks tubuh kita. Itu yang menjelaskan mengapa sering ada lelaki yang tidak terlalu tampan tapi mempesona banyak wanita. Begitu juga sebaliknya. Itu jalan tengah yang bisa ditempuh semua orang sebagai pecinta pembelajar. Karena pengetahuan dan pengalaman adalah perolehan hidup yang membuat kita tampak matang. Dan kematangan itu pesonanya. Sebab, setiap kali pengetahuan kita bertambah, kata Malik bin Nabi, wajah kita akan tampak lebih baik dan bercahaya.

[take life as it is] repost

November 30th, 2007 by meishkaalkaff

Sometimes I can see myself running. But what am I running from? I’m running from life. It’s impossible to get away. Sometimes I wish I could just close my eyes, And then things would be different. I just want to be somebody. I don’t know if I can, but I’ll try. I’ve messed up in my life more then once. But at least I’m still alive. But do I want to be? Yes . . . I do. People mess up all the time. It’s no reason to just run away. If you do, your problems will wait for you. You just gotta move on. You have to except what you’ve done. Just can’t sit and feel sorry for yourself. Life’s not that bad. It’s what you make it out to be. There will be good and bad times. Sometimes more bad then good. Either way it’s life. I would never want to change my life. Even though I’ve messed up in the past. I think it made me a stronger person. So instead of running, I’ll stay and take life as it is!

Anekdot Cendana

August 12th, 2007 by meishkaalkaff

Berikut ini adalah anekdot yang baru saya dapat… hehehe.. *(yaa secara gitu keluarga cendana selalu menarik untuk dijadikan perbincangan yang cukup menggelikan.. halaaahhhh…)


Pada suatu hari Tutut, anaknya Soeharto, lewat di jalan tol di
Jakarta.

Penjaga Tol: "3000 rupiah".
Bu Tutut yang emangnya ngak punya
uang seribuan mengeluarkan uang 50 ribu rupiah langsung saja menyodorkan tuch
uang.
Penjaga Tol: "Ini Bu, kembaliannya."
Bu Tutut: "Sudah…simpan saja
buat keluarga anda."
Penjaga tol merasa senang karena menerima 47 ribu rupiah
dan langsung berterima kasih kepada Tutut.

Setelah beberapa
jam Tommy dateng melewati jalan tol tersebut. Karena mereka tuch anaknya
Soeharto, ngak punya uang receh, Tommy mengeluarkan uang 20 ribuan.
Penjaga
Tol: "Ini Pak, kembaliannya 17 ribu."
Tommy: "Sudahlah, simpan aja buat
sekolah anak anda."
Penjaga langsung memasukan kembalian itu ke kantongnya
dan berterima kasih banyak ke Tommy.

Setelah beberapa jam
Soeharto dengan mobilnya lewat jalan tol.
Soeharto mengeluarkan uang 5000
rupiah dan disodorkan ke penjaga tol. 
Soeharto menunggu uang kembaliannya
itu dan setelah menunggu 5 menit, ditanyanya kepada penjaga tol
Soeharto:
"Lho, mana uang kembalian saya ?"
Penjaga Tol: "Ah Bapak, masa uang 2000
rupiah aja dibalikin. Tadi bu Tutut dan pak Tommy lewat kembaliannya 47 ribu dan
17 ribu aja diberikan ke saya, masa Bapak yang 2000 aja minta kembalian??
"
Soeharto: "Tunggu dulu mas !! Anda tau sapa Tutut dan Tommy??"
Penjaga
Tol dengan cekatan menjawab: "Yach tahu Pak! Pertanyaan gampang tho, jelas Tutut
dan Tommy tuh Anaknya Presiden."
Soeharto: "Pinter kamu, tahu mereka anak
Presiden. Nah sedangkan saya kan cuma Anak Petani !! Sekarang, mana kembalian
saya??"
Penjaga Tol : !@$@!$!%!^$@^

Pidato Bush

August 12th, 2007 by meishkaalkaff

Ehm ehm…
Kepada yang terhormat

Direktut
CIA, FBI, Direktur Bank Dunia, ADB, IMF,
CEO Haliburton, Exxon Mobil,
freeport, Bangkir2 Internasional,
Dan semua yang telah membantu kami

membiayai perang irak, Afganistan,
serta menyebarluaskan kakuasaan
Imperium global,
Direktur media dan televisi CNN, ABC, NBC,
yang telah
membantu propaganda kita,
kami ucapkan terima kasih

Hari ini
adalah hari yang sangat penting karena pada hari ini saya akan melaporkan
keadaan indonesia, negeri yang mayoritas penduduknya islam, yang dulu kita
takuti itu, sekarang sama sekali tak berdaya di hadapan kita.

karena kini
tak ada satupun yang perlu kita takutkan dari negeri itu, laporan Intelejen
mengatakan bahwa tak ada satupun bahaya potensial yang akan menggangu
kepentingan kita di negeri itu. kita tidak perlu takut kepada angkatan
bersenjata mereka, karena senjata yang mereka gunakan adalah
kiriman dari
negeri kita, lihatlah ketika kita jatuhkan embargo senjata, tentara-tentara
mereka seperti maung ompong, yank lebih lucu lagi kemarin presidennya sendiri
yang memelas pada kita untuk menghentikan embargo itu

hahaha. (penonton tertawa)..
kasihan-kasihan.

Tak perlu takut pada generasi
mudanya, rupanya faham materialisme, budaya konsumtif, hedonisme,
individualisme, yang kita ajarkan itu lewat iklan-iklan kita, tayangan-tanyangan
televisi kita, film-film kita, propaganda-propaganda kita, sudah tertanam pada
hati dan pikiran sebagian besar dari mereka, jangankan memikirkan negeri atau
umatnya lebih-lebih agamanya, kini mereka hanya memikirkan kesenangan diri
mereka sendiri, bayangkan saja Negara semiskin itu penduduknya menempati urutan
tertinggi dalam urusan berbelanja baju ke Singapura, mengalahkan jepang,
australia, dan cina sekalipun.

ha ha ha (penonton tertawa
).

Tak perlu takut tentang pelajar-pelajarnya, karena
mahasiswa-mahasiswa terbaiknya selalu kita rekrut dan kita pekerjakan di
perusahaan-perusahaan minyak atau tambang kita, dan kita menyuap mereka dengan
gaji
yang besarnya sama dengan loper koran di negeri kita

ha ha ha. ( penonton tertawa ).

Bayangkan orang-orang terbaiknya hadirin.
Tak perlu
takut kepada pemimpin politik dan pejabatnya, karena sebagian besar dari mereka
adalah orang yang gila jabatan dan sangat mudah untuk di
suap, untuk uang dan
jabatan, mereka bisa kita minta untuk melakukan apa saja sesuai keinginan kita.

ha ha ha ha ( penonton tertawa
).

Hutang mereka sudah sangat besar dan hampir
mustahil bisa mereka bayar, 22% APBN mereka habis untuk membayar hutang kepada
kita, sehingga mengurangi anggaran pendidikan mereka, kesehatan mereka, dan
pelayanan sosial mereka. Sehingga di negeri itu banyak penduduknya yang
kelaparan, miskin, sakit dan tak mampu berobat, ini merupakan keuntungan bagi
kita.
karena semakin lama jika kondisi tidak berubah, maka akan tercipta
generasi yang lemah dari negeri itu. Yang tidak akan mampu melawan kita, seperti
yang selama ini kita harapkan.

Kekayaan negeri mereka hampir semuanya
kita kuasai, lebih dari 96 % ladang minyak mereka telah kita miliki, tambang
batu-bara, tembaga, emas, yang
beroperasi di negeri itu hampir semuanya
adalah milik kita. Lebih dari itu mimuman-minuman, makanan-makanan, buku-buku,
walau banyak yang ngopi, komputer-komputer, software-soffware mereka, walau
banyak yang ngebajak, bahkan odol dan sabun yang mereka gunakan adalah produksi
perusahaan2 kita.

ha ha ha (penonton
tertawa),

Indonesia merupakan ladang dollar kita yang
harus tetap kita pertahankan bagaimanapun caranya, 200 juta lebih penduduk
negari itu merupakan konsumen bagi produk-produk perusahaan kita. Singkat kata
Indonesia telah kalah dari kita baik dari segi Ekonomi, militer, politik,
budaya,Teknologi,
dan lain-lain dan lain-lain

Untuk menjaga agar
kondisi ini tetap berlangsung, maka saya sarankan agar lebih mengefektifkan
promosi budaya konsumtif dan hedonisme kepada mereka, kepada agen-agen CIA agar
memecah belah umat islamnya,
tebarkan kecurigaan dan fitnah di antara
mereka,biar mereka terus berkelahi dan tidak punya waktu untuk melawan
Imperialisme kita, terus rekrut generasi muda terbaiknya agar bekerja untuk
perusahaan-perusahaan
kita, sehingga tidak akan banyak gerakan yang menentang
kita.

Sebelum mengakhiri pidato ini,

saya ucapkan terima kasih atas kerja sama yang luar biasa ini,

kepada seluruh pihak yang telah ikut serta membantu usaha kita,
perusahaan-perusahaan Multinasional, Televisi dan Media masa, Bank Dunia, IMF,
CGI, Negara-Negara sekutu, Economic Hit Man, Mafia Berkeley, yang
terhormat
pejabat korup indonesia. Dan lain-lain, dan
lain-lain.

Sekian dan terima kasih.
President
USA

George W. Bush

-sepi dan sendiri-

August 3rd, 2007 by meishkaalkaff

yuhuu..i’m back! i’m back without any topics..
hoaa…i am a candle! suffered..but shining..
dooh..why is it that i’m always the one who’s in the wrong…?

+++What If+++

June 2nd, 2007 by meishkaalkaff

What if I die tonight?

Would I have done enough

To be remembered?

To make some cry

Or even make others smile?

What if tonight…I die?

Would you speak of me greatly

Or choose to blacken my memory?

Would my Mother grieve

Or would she be relieved?

Would my Father think I’ve been a good daughter

Or would he rather think that I’ve been a disgrace

And grimance at the thought of having defamed his name?

Would my brothers bare themselves

Of their pretentious machoism and shed a tear

Or would they laugh, speak of me lowly…perhaps, smear?

Would my friends remember

What I’ve been to them?

Or would they think of me

As someone who, at one point in their lives,

Came and never left a permanent mark?

Would my death leave peace and unity

In my disintegrated family?

Or would they fall apart into fragments

Worse than before I left?

If it would bring the former

Then God, take me away…

I am all yours.

An afterthought:

What if I die tonight?

Would God lead me to His promised paradise

Or would He roast me in His furnace of hungry, angry Fires?

high and dry = alone

May 24th, 2007 by meishkaalkaff

if you feel like loved…
and you think all
is just perfect..
what could possibly be wrong??

when you care..when you give all to that
person you love..
isn’t it a wonderful feeling???

knowing someone more
and knowin you’ve got
a lot in common..
tells you something about
destiny and fate..
does that person really
loved you???

or that person is
just a part of your dream
of make believe..
does that person still
care?
does that person still
love you?
or you’re just a playing thing
….

see…..

love isn’t about
old or new
or its durability..

its all about the
things you share
that makes you strong..

the things you do
to take away the tears..
the things you imagine
to leave the world and be together..
if you can love…
why lie??

if you can care..
why forget??

if it hurts….
why give up???

it’s more like not facing the reality….
that you can never ever take away
or even prevent love and its process
of letting you fall into it deeply..
love is just another story that produces history
in ones life..
it’s something you can’t escape..

so why hide??
why ignore such a wonderful feeling??

why not be the perfect one for someone..
why change??
if it cud hurt both of you??

why leave??
if u need each other most???
Life is a road that I wanna keep going
Love is a river, I wanna keep flowing

may it be…

May 21st, 2007 by meishkaalkaff

May it be an evening star

Shines down upon you

May it be when darkness falls

Your heart will be true

You walk a lonely road

Oh! How far you are from home

Mornie utúlië (darkness has come)

Believe and you will find your way

Mornie alantië (darkness has fallen)

A promise lives within you now

May it be the shadows call

Will fly away

May it be you journey on

To light the day

When the night is overcome

You may rise to find the sun

Mornie utúlië (darkness has come)

Believe and you will find your way

Mornie alantië (darkness has fallen)

A promise lives within you now

A promise lives within you now

Whoaaaa….

May 12th, 2007 by meishkaalkaff

Why is it that when you begin to trust someone whole-heartedly, they let you down immediately by doing or saying something stupid or by hurting you in the meanest possible way they could think off? Why did the Almighty have to create such people?
Huummm..Your world comes crumbling down, you can’t think straight, you cry, your mood swings, you hate the world now, everybody seems bad to you, it’s just that way, & nothing can be done about it..But,at the end of it all..We have to face it! How hard it is..How Hurt it is..It’s Life!
Not everyone is what they seem to be. One moment they are all sweet & nice, & the immediate next minute or so, they are the ugly opposite. I wonder what gets into them. GOODNESS! This isn’t the way things are supposed to be. They just don’t reason out..

Why is that people get "touchy", "sensitive" & "moody" for all the WRONG reasons? *ARGHH* & to make matters worse, they blame you for making them feel that way! Now, how crude is that? They just don’t think before they open their BLARDY MOUTHS!

huaaa…